Header Ads

Menanaman Kembali Rasa Kebangsaan https://ift.tt/eA8V8J

Generasi muda adalah generasi yang nantinya akan meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah rela mati berkorban di masa lalu. Generasi muda adalah calon-calon pejuang bagibangsa di

masa depan. Dengan pengetahuan yang luas sebagai senjata , dan rasa kebangsaan sebagai jubah kebanggaan, generasi muda dapat membangun Negara Indonesia menjadi negara yang maju.

Namun, apa jadinya apabila generasi muda tidak mempunyai rasa kebangsaan ? Apa jadinya apabila generasi muda lupa akan negaranya sendiri? Apa jadinya apabila generasi muda tidak bangga akan bangsanya sendiri? Atau lebih parahnya, generasi muda lebih memilih bangsa lain daripada bangsanya sendiri?

Tentu, apabila hal-hal diatas terjadi, Indonesia tidak akan menjadi negara yang maju. Sebab, generasimuda yang seharusnya membangun Bangsa Indonesia, malah tidak memiliki rasa kebangsaan tersebut. Indonesialama-kelamaan akan terkikis apabila hal-hal diatas terjadi. Apabila kita melihat secara generalisasi, dari jaman ke jaman, rasa kebangsaan mengalami degradasi.

Hal ini terjadi terus-menerus hingga jaman modern ini. Dan apabila hal ini dibiarkan terus menerus, hal ini akan berdampak buruk bagi masa depan bangsa kita.

Seperti yang kita ketahui, baru-baru ini banyak sekali foto-foto yang viral di internet mengenai tindakan yang sangat-sangat mencerminkan rasa kebangsaan generasi yang rendah.  Jika kita lihat gambar-gambar diatas, tentu sangat miris jika kita bandingkan dengan masa lalu saat masa perjuangan. Hal ini adalah salah satu keprihatinan bagi Bangsa Indonesia.

Pemerintah seharusnya menangani hal ini dengan serius. Penanaman kembali rasa kebangsaan adalah hal yang perlu dilakukan. Modernisasi jaman dapat saja menggerogoti moral bagi generasi muda, termasuk rasa kebangsaan Banyak sekali metode yang dapat digunakan oleh pemerintah untuk penanaman kembali rasa kebangsaan, termasuk memanfaatkan teknologi itu sendiri.

Pemerintah juga dapat menanamkan kembali rasa kebangsaan melalui edukasi, yaitu Pendidikan Kewarganegaraan.

Pada saat ini, banyak sekolah yang menekankan Pendidikan Kewarganegaraan adalah pelajaran yang hanya berisikan teori, undang-undang, dan lain-lain. Seharusnya Pendidikan Kewarganegaraan berisikan teori dan eksplorasi. Eksplorasi ini yang sebetulnya membangun mental dan moral anak, termasuk rasa kebangsaan yang telah kita bahas tadi.  Dan sebetulnya masih banyak jalan lain untuk memperbaiki rasa kebangsaan generasi muda saat ini. Tergantung bagaimana pemerintah kreatif menentukan jalan yang efektif untuk menanamkan kembali rasa kebangsaan.

 

Penulis : Gilang

Editor : Edi

Publish : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2ukrrdL
via
Diberdayakan oleh Blogger.