Header Ads

Pentingnya Menjaga Kesehatan Lingkungan https://ift.tt/2NiaAQQ

Pentingnya Menjaga Kesehatan Lingkungan https://ift.tt/2NiaAQQ
Pentingnya Menjaga Kesehatan Lingkungan https://ift.tt/2NiaAQQ

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Musim hujan menjadi momok bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. Terkadang penyebab banjir bukan berasal dari penataan ruang kota yang salah, tetapi karena kesalahan masyarakat sendiri. Kebiasaan membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan penghijauan di lingkungannya adalah beberapa penyebab banjir setiap musim hujan.

Tak hanya untuk mencegah banjir, menjaga kebersihan lingkungan sebenarnya cukup penting untuk membuat masyarakat setempat lebih sehat dan terhindar dari sejumlah penyakit. Selain itu, lingkungan yang bersih dan terawat tentu lebih sedap dipandang.

Lingkungan yang bersih merupakan awal hidup sehat. Walaupun demikian kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan pada masyarakat kita sangat kurang. Kebiasaan-kebiasaan serba asal masih terlalu melekat dalam kehidupan.

Jenis-jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh lingkungan.

Sampai saat ini secara keselurahan Penyuluhan kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan masyarakat (Kesmas) menyangkut program pemerintah tentang Kesling masih kurang Efektif. Tingkat kesadaran masyarakat sangat kecil. Ini dibuktikan dengan masih tingginya kasus-kasus terjadinya penyakit yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan seperti : Penyakit Demam berdarah (DBD), Malaria, Diare, radang pernafasan, disentri, infeksi berbagia penyakit kulit dan masih banyak lagi penyakit lainnya.
disini kami akan berbagi 6 cara menjaga kebersihan lingkungan yang benar. Simak daftar selengkapnya berikut ini.

1. Buang sampah pada tempatnya

Cara menjaga kebersihan lingkungan yang paling sederhana dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, ketersediaan tempat sampah yang memadai di lingkungan kita juga perlu diperhatikan.

Jika memungkinkan, Anda bisa membuat tempat sampah terpisah sesuai jenisnya, yakni sampah organik dan non-organik. Lantas, bagaimana jika kita tidak menemukan tempat sampah di sekitar kita? Bawa sampah Anda terlebih dahulu dan buang saat Anda sudah menemukan tempat sampah.

2. Jaga kebersihan rumah

Bagaimana Anda ingin menjaga kebersihan lingkungan jika kebersihan rumah sendiri tidak terjaga? Yuk, ajak keluarga untuk menjaga kebersihan rumah. Tidak perlu melakukan bersih-bersih setiap saat, Anda hanya perlu menjadwalkan pembersihan secara rutin.

Perhatikan kebersihan pekarangan, lantai, dan kamar mandi. Pastikan bagian dalam rumah mendapatkan sirkulasi udara yang cukup agar rumah Anda tidak terasa pengap. Selain itu, jangan biasakan menggantung pakaian yang sudah dipakai selama berhari-hari. Jika sudah tidak berniat menggunakannya, sebaiknya cuci bersih pakaian dan simpan di dalam lemari.

3. Olah sampah menjadi pupuk kompos

Masih ingat seputar manfaat eceng gondok yang bisa diolah menjadi pupuk organik? Ternyata bukan hanya tumbuhan liar saja yang bisa diolah menjadi pupuk organik, tetapi sampah juga bisa diolah menjadi pupuk kompos, lho. Pertama, buatlah tempat sampah organik dan non-organik. Sampah yang masuk ke dalam bak organik itulah yang nantinya akan diolah menjadi pupuk kompos.

4. Kerja bakti di lingkungan sekitar

Apabila kamu sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar, tak ada salahnya untuk mengajak tetangga dan warga komplek tempat tinggal Anda untuk melakukan kerja bakti. Meskipun sudah ada petugas kebersihan yang rutin membersihkan wilayah tempat tinggal Anda, kerja bakti antar warga juga sangat penting untuk membersihkan sudut-sudut komplek yang tidak terjangkau oleh petugas kebersihan.

Dengan melakukan kerja bakti, Anda sudah turut serta dalam usaha untuk membersihkan dan mempercantik lingkungan tempat tinggal. Selain itu, kerja bakti dapat menjalin silaturahmi dengan tetangga.

5. Tutup saluran pembuangan air

Di depan rumah Anda terdapat saluran pembuangan air? Sebaiknya, tutup saluran pembuangan air tersebut agar tidak kotor karena sampah yang berasal dari jalanan. Saluran air yang terbuka akan lebih mudah dipenuhi sampah yang berterbangan dari jalanan di depan rumah Anda. Akibatnya, saluran air menjadi sangat kotor dan penuh sampah.

Jika saluran air penuh dan menjadi buntu, maka saat hujan lebat air dalam saluran tersebut akan meluber ke jalanan dan menyebabkan banjir. Tak hanya itu saja, saluran pembuangan air yang terbuka juga rentan menjadi sarang nyamuk dan meningkatkan risiko penularan penyakit demam berdarah.

6. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan

Jika masyarakat setempat masih belum memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, lakukan sosialisasi dengan mendatangkan pakar yang dapat menjelaskan seputar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menjaga kebersihan di lingkungan sekitar tempat tinggal bukan hanya semata-mata untuk membuat lingkungan jadi lebih nyaman dan sedap dipandang. Akan tetapi, kebersihan lingkungan dapat menjamin kesehatan kita. Apalagi kebersihan memang merupakan sebagian dari iman, bukan?

Cara menjaga kebersihan lingkungan yang benar harus dimulai dari kebersihan diri sendiri dan tempat tinggal. Dengan demikian, Anda pun bisa menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Anda. Jangan lupa untuk turut serta mengajak warga tempat tinggal Anda lainnya untuk turut bahu membahu dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda.

Penulis : Rexi

Editor   : Edi

Publish : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2z85TGq
via
via Blogger https://ift.tt/2z3PXok

via Blogger https://ift.tt/2tJJpWK

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.