Header Ads

Kerukunan dan toleransi antar umat beragama https://ift.tt/eA8V8J

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Agama adalah topik yang sangat sensitif dan sebisa mungkin ingin saya hindari jauh-jauh dari blog ini, Anda boleh percaya atau tidak dengan apa yang saya sampaikan, entah agama Anda Islam, Kristen, Budha, dll yang penting adalah Anda tetap membaca tulisan ini sampai akhir karena membahas sesuatu yang sensitif seperti agama tidak boleh disampaikan setengah-setengah. Melihat banyaknya debat agama yang terjadi di Indonesia, mungkinkah kerukunan dan toleransi antar umat beragama terjadi? Bukankah kita adalah bangsa yang sangat menghargai perbedaan? Itulah sebab semboyan bangsa kita “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya walaupun berbeda-beda tapi tetap satu.

Toleransi berasal dari bahasa latin dari kata “Tolerare” yang berarti dengan sabar membiarkan sesuatu. Jadi pengertian toleransi secara luas adalah suatu perilaku atau sikap manusia yang tidak menyimpang dari aturan, dimana seseorang menghormati atau menghargai setiap tindakan yang dilakukan orang lain.

Toleransi juga dapat dikatakan istilah pada konteks agama dan sosial budaya yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap golongan-golongan yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas pada suatu masyarakat. Misalnya toleransi beragama dimana penganut Agama mayoritas dalam sebuah masyarakat mengizinkan keberadaan agama minoritas lainnya. Jadi toleransi antar umat beragama berarti suatu sikap manusia sebagai umat yang beragama dan mempunyai keyakinan, untuk menghormati dan menghargai manusia yang beragama lain.

Contoh Perwujutan Toleransi Beragama:

  • Memahami setiap perbedaan.
  • Sikap saling tolong menolong antar sesama umat yang tidak membedakan suku, agama, budaya maupun ras.
  • Rasa saling menghormati serta menghargai antar sesama umat manusia.

Contoh pelaksanaan Toleransi Beragama:

  • Memperbaiki tempat-tempat umum
  • Kerja bakti membersihkan jalan desa
  • Membantu korban kecelakaan lalu-lintas.
  • Menolong orang yang terkena musibah atau bencana alam

Jadi, bentuk kerjasama ini harus kita praktekkan dalam kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan serta tidak menyinggung keyakinan pemeluk agama lain. melalui toleransi diharapkan terwujud ketertiban, ketenangan dan keaktifan dalam menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Penulis : Yolan

Editor   : Edi

Publish : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2tKu2xs
via

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.